DIAM
The way my mind’s working is kind of a little weird.
I have my own perspective. And that might be one of a reason why-I cannot have the same humor with the others- . Ketika saya menganggap suatu hal itu lucu, I don’t see any other people think the same way in lots occasion. Dan hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Ketika hal itu terjadi-orang lain mencoba terbuka dengan candaannya kepada saya-, sepertinya terjadi peningkatan metabolism di dalam tubuh saya, hormone epinefrin saya terpacu untuk segera dilepaskan.
Arghhh.. I dislike it when I have thought that hard and it ends up with unknown respone from me.
Hal-hal seperti itu yang membuat saya cemas. Tentang, bisakah saya berbaur dengan dunia ini. Can this little girl with lots of weakness be one of a person in this world.
-
-
-
Mungkin bisa, and I believe I could. Tapi…
Ada satu hal yang bisa saya lakukan sekarang, kembali, ke, siapa, saya, pada, awalnya.
Me..
Who’s kind of quiet person
Dan salah satu story teman saya membuka jalan pikiran saya
[Belajarlah untuk diam dan mengamati, karena tidak semua hal membutuhkan reaksi]
Thanks a lot to him
Now on, again, I, think back to the past
1:13
Sabtu, 11/6/2021
No comments:
Post a Comment