Rasa Lelah dan Jenuh
Ini sudah masuk ke dalam bulan ke 3 perkuliahan. Saya berada dalam guncangan seperti naik roaller coaster- walau saya sendiri belum pernah benar -benar mencoba permainan ini. Kecerdasan dan kerja keras, keduanya lepas dari genggaman saya.
Sejak awal perkuliahan -memang- saya sadar bahwa saya sedang dikelilingi oleh orang-orang dengan kecerdasan di atas rata-rata, i didn't get used to it-merasa terbelakang-. But i tried my best for accepting the truthness.
I remembered this very touching words from one of my colleague, he said
'' Satu hal yang perlu kami ubah adalah cara pandang kami, bahwa tidak ada lagi siapa yang lebih cerdas dari siapa, karena we all are smart''
And my lecturer went to say this
''Yup that's really true, kalian tidak sedang bersaing, what you all need is collaboration"
I LOVE THOSE WORDS-
itu benar-benar mengubah sudut pandang saya tentang perkuliahan. Masa-masa pendidikan yang selama ini saya tempuh-yang penuh dengan persaingan memperebutkan peringkat- finally end here.
But, kata-kata saja tentu tidak bisa mengubah saya secara permanen or let's say secara menyeluruh.
For some moment, i still thing about
HOW TO BE SMART, AS SMART AS THEY ARE.
Till reality hits me so hard,
There were some moment where I believe
I am nothing here.
It got me cried
I was really afraid.
Thanks to Allah Swt.
I met lots of good friend.
And they gave me room, to improve my self, in personality and knowledge.
As the days go on, i tried to accept that-lots of people around me have their own talent.
And it's not like, they are great at it, and i won't be good at it too.
it's totally not like that. The book entitled MINDSET changed my perspective a lot.
Jadi, seseorang dengan mindset tumbuh tidak terlalu peduli dengan hasil yang mereka capai. But, they more to- seberapa keras mereka berusaha. And i tried it, dan itu berhasil mengubah cara pandang saya. Saya sekarang bisa tenang walaupun i am not the most at something around my friend.
Saya mencoba untuk berusaha keras, so one day -hopely-totally-hopely, i will met the 'Pi' i wish to be who I am now.
Tapi tau tidak?
I made a schedule
I am happy with it
I didn't do my schedule
I am stress abt it.
And I tried to make another schedule
circle itu membuat saya lelah, while lots of my friens sudah berjuang mati-matian smpai begadang.
Saya iri pada usaha mereka, tpi..
Saya tidak mau kebiasaan mereka menjadi dasar hidup saya,
Saya mau kembali pada tipe ideal dari pribadi saya,
sleep at 11 and wake up at 2
can i???
bismillah
satu hal lagi yang mengganggu saya, i read my doctor blog, and it says about his really fresh morning habit. I would realllly be happy if I could do so,
AGAMA, AGAMA, AGAMA, LIFE?