Thursday, May 27, 2021

KESENJANGAN n PERJUANGAN

PIKIR

KESENJANGAN n PERJUANGAN

Saya selalu berpikir..

Saya cerdas kok!

Atau setidaknya saya sanggup kok!

Buktinya.. Saya bisa jadi juara kelas

Buktinya.. Sa.. Yaa.. bisa membuat kagum guru dengan jawaban saya atas pertanyaan mereka..

Plus saya enggak nyontek dalam rangka semua hal itu...

Dan itu yang paling membanggakan.

Intinya saya hebat kok!!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sampai.. saat-saat ini... bulan-bulan ini...

Penghujung kelas 2 SMA..

Masa dimana saya harus berjuang untuk mendapatkan dan meraih universitas dan jurusan impian saya..

Yap.. saya cukup ambis bukan?

Akhir semester ini saya cukup percaya diri..

Toh banyak yang yakin saya bisa..

Or at least, I am the one who really confidence about my ability (?)..

Dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi itu..

Saya menetapkan FK UI sebagai prioritas saya..

Masa-masa itu adalah zaman diimanaa saya jadi bucinnya FK UI banget

Apalagi setelah tahu UKT UI yang memadai untuk saya..

---------------------- OKE, SINGKAT CERITA SAJA ------------------------------------------

 

Pokoknya saya baca baik-baik web-web untuk buat planner SBM

Saya buat jadwal harian-mingguan-hingga-bulanan...

Beberapa kali.. Tidak... Banyak kali revisi tepatnya..

Dan dengan melalui serangkain revisi itu.. Hari berganti dengan cepatnya..

Beberapa bulan bahkan berlalu dengan sadar atau tidak saya sadari.

Dan cara belajar saya berbuah hasil yang kadang manis kadang pahit..

Pokoknya naik turun seperti roller coasterL

Selain belajar otodidak, saya juga dapat bantuan eksternal...

Tes dari sekolah, bimbingan di luar sekolah...

Sayangnya saya tidak bisa benar-benar memfokuskan diri saya pada beberapa sumber belajar..

Apalagi kalau apa yang saya tahu dan yakini dengan pasti bertentangan dengan yang dijelaskan.. 

Saya bakalan pusing untuk mencari kebenarannya :”

[Well, the way i studied was not really good. That’s why, in this occasion i didn’t want to tell you HOW TO STUDY WELL FOR SBMPTN]

 

 Kenapa se-ambis itu sih?

 Katanya juara kelas?

Well. It is FK UI, terlebih sekolah saya bukanlah sebuah sekolah unggulan.. AND EVEN.. saya berasal dari sebuah sekolah daerah..

Sebenarnya, selain FK UI saya ingin masuk FK UNHAS.. Saya cukup kagum dengan UNHAS... Sayangnya euphoria tentang UI di awal – awal semester benar-benar memengaruhi saya.

Dan setidaknya saya masih punya celah-walau sangat sangat sedikit- untuk bisa masuk FK UNHAS melalui jalur SN. [They said-we got blacklist]. Tapi yah ituu... saya perlu keajaiban. Daripada menunggu keajaiban tanpa usaha, bukankah lebih baiik menunggu keajaiban dengan usaha?.. Walau awalnya saya tidak begitu berharap pada SN.. Tapi untungnya orangtua saya selalu mengingatkan untuk tidak berkata sembarangan... [Karena Ucapan Adalah Doa].. Untunglah –setidaknya menurut saya- saya tidak sampai berkata sembrono..

Dan akhirnya.. Saya Tidak Lulus SN.. pada satu-satunya pilihan saya FK UNHAS.

Oke saya sudah siap dengan itu.. saya cukup tegar saat mengetahuinya.. Walau akhirnya saya juga menangis.

Dan dimulailah perjuangan saya untuk SBM..

-------Namun, saya yang awalnya sangaat mengidolakan FK UI menjadi cukup takut. Dan inilah salah satu alasan saya menulis.. untuk menuangkan semuanya

Saya sudah belajar dari awal semester 5

Saya sudah fokus saat di sekolah, intinya saya tidak menyia-nyiakan waktu saya.

Tapi kenapa? Kenapa TO TO yang saya ikuti sangaat sulit.

Di sini saya mulai berpikir... sembari mengingat sosmed orang –orang cerdas dari sekolah unggulan yang saya follow.. setelah menonton kehidupan mereka di youtube... setelah membaca artikel mengenai sekolah-sekolah unggulan... Jujur.. saya pengggemarnya kak Jerome Polin, Kak Ekida, Kak Zahid, Kak Aldian .. Mereka kind and smart ‘’’’Masya Allah’’’’’

Dan jadilah saya kesal... Bukan dengann mereka,, tapi dengan sistem yang ada

Kesenjangan pendidikan sedang terjadi

Ketidakmerataan dimana-mana..

Fasilitas yang canggih di suatu daerah sedangkan fasilitas di sekolah daerah lain belum tercukupi

Pokoknya saya menggerutu pada diri saya sendiri..

Dan teringatlah saya kembali..

Pada ZONASI

Jujur kalau boleh dibilang saya seorang korban zonasi – hehehe –

Kalau memang zonasi diterapkan,, bukannya harus ada jaminan kalau tidak akan ada pandang bulu pada sebuah sekolah-at least- penilaian siswa untuk masuk perguruan tinggi tidak usah mementingakan asal sekolah mereka.

Dan kalau sistem pengajaran tidak merata, lalu mengapa saya harus bersaing ketat dengan mereka yang difasilitasi sarana dan prasarana  yang sangat memadai hingga mereka jauh sangat jauhhh kemampuan akademiknya dibandingkan saya...

Over all saya kesal..kecewaa.. marah..even cry..

Namun, saya tidak mau membahas tentang pilihan saya di sini, atau tentang UTBK yang saya ikuti. Saya memilih - dan - untuk SBMPTN. Sekarang saya sedang dalam  rentang waktu menunggu pengumuman. Doakan semoga saya lulus yaaa~ [AAMIIN]

Saya hanya ingin membagikan pelajaran hidup yang saya dapat kira-kira setahun ini.

1.    Setelah dibaca dengan saksama. Saya sombong. Iyaa sombong sekali... Kecerdasan yang saya sebut dan elu-elukan itu... bukan milik saya. Semuanya datang dari Allah SWT. kehebatan berupa akal itu bahkan tiada apa-apanya dihadapan-Nya. Saya termakan pujian orang-orang di sekitar saya. Bukan mereka yang salah. Saya saja yang belum benar-benar dewasa.

2.    Dan tentang kekesalan saya selanjutnya, tentang kesenjangan itu. Saya yakin Allah SWT Maha Adil. Dan saya kurang bersyukur..

Intinya.. melaui tahun yang berat ini, saya menjadi sadar bahwa saya tidak sehebat yang saya bayangkan.. Tapi bukan berarti saya jadi membenci dan meremehkan diri saya sendiri. Saya mulai belajar How To Love My Own Self.  Dan bagaimana untuk percaya pada takdir-Nya.

Dan yang juga penting... Belajar meredam keluh kesah.. Bagaimana kalau mencoba memperbaiki hal yang kamu tidak sukai itu.. Iyaa it will be difficult.. Mulai saja dari dirimu...

Mulailah jadi pribadi yang lebih baik...😉

 

NB : Dalam belajar saya punya banyak distraksi dan beberapa kali terdistraksi.. Dan untuk siapapun itu manfaatkan waktu sebaik mungkin dan hindari distraksi versimu sebaik mungkin.. semangat berjuang dan jangan lupa menyempatkan waktu untuk beristirahat.